LABUAN BAJO– Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengumumkan bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Pulau Serai telah diidentifikasi sebagai salah satu korban kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat (26/12/2025).

Identitas korban berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam melalui proses identifikasi yang melibatkan tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Kurang dari 24 jam, kami berhasil mengungkap identitas jenazah yang ditemukan nelayan di Perairan Pulau Serai,” ujarnya kepada wartawan di Labuan Bajo, Selasa, 30 Desember 2025.

Identifikasi dilakukan berdasarkan pencocokan data sekunder seperti warna rambut, aksesoris berupa anting, kalung, dan gelang bertulisan bahasa Spanyol, serta ciri-ciri khusus lainnya.

Selain itu, data primer seperti sidik jari juga dicocokkan dengan database Kedutaan Besar Spanyol untuk memastikan keakuratan.

“Keluarga korban sudah memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan kerabatnya,” tambahnya.

Korban yang berusia 12 tahun perempuan ini saat ini masih dititipkan di RSUD Pratama Komodo, dan pihak kepolisian masih menunggu petunjuk dari keluarga dan Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta.

Sebelumnya, tim SAR telah mengevakuasi tujuh dari 11 penumpang kapal.

Setelah penemuan jenazah ini, jumlah korban yang masih hilang tersisa tiga orang, dengan operasi pencarian memasuki hari keempat Jenazah ditemukan oleh seorang nelayan pada pukul 06.05 WITA Senin (29/12) di kawasan Taman Nasional Komodo.