LABUAN BAJO – Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, memastikan jenazah yang ditemukan bersama bangkai kapal di dekat Pulau Komodo pada Selasa (6/1/2026) merupakan korban ketiga dari kapal layar motor (KLM) Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar pada 26 Desember 2025.

Kapal dengan satu orang jenazah di dalamnya pertama kali ditemukan oleh nelayan bernama Saiful saat sedang memancing gurita di perairan sekitar Pulau Komodo, sekitar pukul 13.00 WITA.

Lokasi penemuan tepatnya berada pada koordinat 08°36’35,139″ LS 119°40’36,826″ BT, berjarak 7,48 mil laut dari lokasi awal tenggelamnya kapal.

Dalam konferensi pers, Fathur membenarkan bahwa bangkai kapal yang dilaporkan Saiful adalah KM Putri Sakinah yang selama ini menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan.

“Setelah diverifikasi oleh tim penyelam, kami memastikan bahwa bodi kapal tersebut adalah KM Putri Sakinah yang mengalami kecelakaan,” jelas Fathur.

Jenazah yang ditemukan di dalam kapal yang pintunya terbuka diduga merupakan salah satu anak dari pelatih tim wanita Valencia FC, Fernando Martin Carreras.

Tim SAR gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polres Manggarai Barat untuk proses lebih lanjut.

Hingga saat ini, telah ditemukan total tiga korban berkebangsaan Spanyol. Di antaranya seorang anak berusia 12 tahun (ditemukan 29 Desember 2025), Fernando Martin Carreras (44 tahun) selaku pelatih Valencia FC (ditemukan 4 Januari 2026), serta korban ketiga yang baru dikonfirmasi hari ini.

Satu korban Spanyol lainnya masih dalam proses pencarian aktif oleh tim SAR gabungan.