LABUAN BAJO – Dalam rangka menunjukkan komitmen penuh terhadap musibah tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.  Gubernur NTT Melkiades Laka Lena melakukan peninjauan langsung ke Posko Tim SAR Gabungan di Pelabuhan Waterfront Marina pada Selasa (30/12/2025).

Selain memastikan upaya pencarian berjalan maksimal, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan kepada keluarga korban yang sedang merasakan duka yang mendalam.

Bertemu Keluarga Korban dan Perwakilan Kedutaan Spanyol 

“Selama berada di posko, telah ditemui istri dan keluarga korban tiga WNA Spanyol yang hilang, yang didampingi oleh perwakilan Kedutaan Besar Spanyol serta penasehat hukum keluarga”, ungkap Melki dalam unggahan Facebooknya seperti dikutip Labuan Bajo Terkini, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Lanjut dia, kehadiran ini merupakan wujud nyata bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada upaya teknis pencarian, tetapi juga memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan dan kenyamanan keluarga korban.

“Kehadiran kami di Labuan Bajo adalah bentuk komitmen pemerintah untuk terus mendampingi keluarga korban dan memastikan seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal, terkoordinasi, dan manusiawi,” ujarnya.

Rapat Koordinasi Optimalisasi Pencarian, Ikhtiar Adat dan Agama Digelar 

Selain bertemu keluarga korban, juga telah digelar rapat koordinasi bersama Tim SAR Gabungan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk menyinkronkan langkah-langkah pencarian agar berjalan lebih optimal.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati untuk melibatkan tokoh adat dan tokoh agama setempat sebagai bentuk ikhtiar bersama yang sesuai dengan nilai-nilai lokal di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Di NTT, nilai adat, iman, dan kebersamaan selalu berjalan seiring. Hari ini (31/12), kami akan turun langsung ke lokasi kejadian bersama para tokoh adat dan agama untuk berdoa dan mendukung pencarian tiga korban yang masih hilang,” jelasnya.

Duka Cita Mendalam, Apresiasi Kepada Seluruh Tim SAR 

Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, mewakili Presiden dan seluruh jajaran, disampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi.

Pemerintah menegaskan akan selalu berada bersama keluarga korban dan terus bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menemukan para korban secepat mungkin.

“Terkirim pula ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan, Basarnas, TNI/Polri, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh pihak yang tanpa lelah bekerja di lapangan. Mari kita terus berdoa dan berharap agar para korban segera ditemukan,” pungkasnya.

Saat ini, operasi pencarian memasuki hari ke-6 dengan area penyisiran diperluas hingga 34,96 Nautical Mile dan didukung oleh 11 penyelam profesional dari berbagai komunitas serta instansi terkait.