LABUAN BAJO – Keluarga dari korban pelatih Valencia FC dan perwakilan Kedutaan Besar Spanyol bertolak dari Labuan Bajo menuju Pulau Padar pada Kamis, 1 Januari 2026. Mereka ingin menyaksikan secara langsung upaya pencarian tiga korban yang tenggelam bersama kapal Putri Sakina.

Budi Widjaja, yang mendampingi mereka, menyatakan bahwa kunjungan ini diinisiasi oleh permintaan keluarga di Spanyol.

“Meskipun permintaan telah disampaikan sejak hari pertama kejadian, izin baru diberikan sekarang karena mempertimbangkan kondisi psikologis keluarga dan perbedaan strategi pencarian yang digunakan saat ini dibandingkan sebelumnya,” kata Budi Widjaja kepada wartawan di Labuan Bajo, Jumat (2/1/2025).

Dalam kunjungan ini, keluarga dan perwakilan kedutaan didampingi oleh Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang dan Kepala KSOP Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto. Mereka mengunjungi berbagai lokasi, mulai dari tempat kapal tenggelam hingga area penyelaman dan pencarian dengan sonar.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengonfirmasi bahwa Basarnas telah menyetujui kunjungan keluarga ke lokasi kejadian dan menyebut bahwa kehadiran mereka dapat membawa keberuntungan, terutama setelah diadakan doa dan ritual adat.

Sebelumnya, tim SAR gabungan memutuskan untuk memperpanjang waktu pencarian pelatih Valencia dan dua warga negara Spanyol lainnya setelah melakukan rapat evaluasi di posko NATARU Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Perpanjangan selama tiga hari ini adalah tanggapan terhadap permintaan KSOP Labuan Bajo, Kedutaan Besar Spanyol, dan keluarga korban, dengan fokus pada pencarian menggunakan sonar.

Saat ini, lima unit sonar telah disiapkan oleh Direktorat Polairud Polda NTT, Distrik Navigasi Kupang, dan IPB.

Beberapa personel, termasuk penyelam, akan diberikan waktu istirahat, dan mereka akan kembali melakukan penyelaman jika sonar mendeteksi indikasi tertentu.

Pencarian di permukaan juga akan terus berlangsung dengan penyisiran di sekitar Kawasan Taman Nasional Komodo. Untuk hari berikutnya, sonar yang disiapkan akan digunakan oleh pihak IPB untuk memetakan dasar laut dan menganalisis arus laut.

Untuk informasi, Pelaksanaan Operasi SAR hari ke-7 terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah memfokuskan penyisiran di Perairan Pulau Padar hingga Selat Lintah di sisi selatan Pulau Padar, perairan sebelah timur Pulau Komodo, perairan utara Pulau Rinca, serta pulau-pulau di sekitar Pulau Padar, seperti Pulau Serai, Pulau Siaba Besar, dan Pulau Papagarang.