LABUAN BAJO TERKINI – Para ilmuwan memaparkan temuan mengejutkan tentang kematian dan kebangkitan Yesus yang didasarkan pada Alkitab, setelah melakukan penelitian di makam Yesus.
Perdebatan mengenai lokasi penyaliban dan pemakaman Yesus telah berlangsung lama. Banyak ahli percaya bahwa tempat tersebut adalah Gereja Makam Suci di Yerusalem.
Tim peneliti dari Universitas Sapienza Roma menemukan sisa-sisa tanaman yang disebutkan dalam Yohanes 19:41 di Alkitab.
Ayat ini membahas tentang kematian Yesus yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 33 M, serta tempat penyalibannya yang dijelaskan dalam Injil Yohanes 19:41.
“Di lokasi penyaliban terdapat taman dengan sebuah kubur baru yang belum pernah digunakan untuk menguburkan siapa pun”, demikian yang tertulis dalam ayat itu, dikutip labuanbajoterkini.id, Rabu (2/04/2025).
Injil menyebutkan adanya area hijau antara Kalvari dan makam, dan ilmuwan telah mengidentifikasi ladang-ladang yang dibudidayakan di sana.
Sisa-sisa tanaman menunjukkan peran penting Makam Suci dalam sejarah Yesus, di mana peneliti juga menemukan temuan lain yang berkaitan dengan Yesus.
Sebuah makam suci ditemukan dekat lokasi tersebut, terbuat dari marmer dan diyakini terkait dengan Yusuf dari Arimatea, yang dalam Alkitab dipercaya telah memberikan tanah pemakaman kepada Yesus, sebagaimana dijelaskan oleh laman Times of Israel.
Selanjutnya, para ilmuwan akan melakukan pengujian tambahan pada makam marmer untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang kematian Yesus.











Tinggalkan Balasan