RUTENG  – Kepala Bandar Udara (Bandara) Frans Sales Lega di Ruteng Manggarai,Nusa Tenggara Timur (NTT) Punto Widaksono belum lama ini mengajukan penambahan rute penerbangan baru ke tiga bandara internasional yaitu Ruteng – Labuan Bajo, Ruteng – Lombok, dan Ruteng – Denpasar yang akan di layani oleh maskapai Wings Air.

Menurut Punto, usulan ini merupakan tanggapan atas permintaan masyarakat Manggarai dan Mangga Timur dalam rangka meningkatkan aksesibilitas transportasi udara.

Saat ini, lanjut dia, Bandara Frans Sales Lega hanya melayani dua rute penerbangan yaitu: Ruteng -Kupang dengan maskapai Wings Air dan Ruteng – Waingapu dilayani oleh maskapai Susi Air.

Terkait usulan di atas, Punto mengaku telah mengirimkan surat permohonan pembukaan rute baru kepada Bupati Manggarai Heribertus Nabit. Surat permohonan itu selanjutnya akan diteruskan kepada Direktur Wings Air di Jakarta untuk di tindaklanjuti.

Dia juga menegaskan bahwa Bandara Frans Sales Lega sudah siap untuk melayani ketiga rute baru tersebut.

“Kami sudah siap dalam hal infrastruktur terminal penumpang dan personel. Yang terpenting, layanan dengan maskapai yang ada sudah terkoneksi secara digital, termasuk penjualan tiket online,” kata Punto, mengutip detik Bali, Minggu (9/11/2025).

Maria Yalifa Jehandut (25) warga Puni Kota Ruteng mengaku sangat senang mendengar informasi ini. Wanita yang kerab di panggil Yalifa itu mengungkapkan sejumlah angan-angan nya termasuk ingin membangun pusat oleh-oleh (PUSOL) di dekat Bandara Ruteng.

“Kebetulan kami punya tanah di dekat Bandara yang mungkin nanti akan segera kami bangun pusat oleh-oleh. Karena kalau ramai penerbangan biasanya ramai juga tamu yang datang dan pergi dari Ruteng”, kata Yalifa di Ruteng sembari bergumam tentang hal baik ini yang pasti kata dia antusias masyarakat Manggarai dan Manggarai Timur pasti tinggi.

Ia menambahkan, jalur ini tidak hanya memudahkan para wisatawan tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pegiat ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk lokal unggulan mereka seperti kopi Arabika dan robusta berkualitas tinggi, tenun songke dengan berbagai motif khas dan kerajinan tangan seperti tas dan dompet dan sebagainya.

Untuk informasi saat ini, warga Manggarai dan Manggarai Timur yang ingin pergi ke Labuan Bajo harus menempuh perjalanan darat selama lima hingga tujuh jam, dan perjalanan udara ke Denpasar atau Lombok hanya dapat dilakukan melalui Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo.