LABUAN BAJO – Hujan deras dan angin kencang melanda Desa Wisata Wae Lolos Manggarai Barat NTT sejak Minggu hingga Senin (12/1/2026). Cuaca ekstrem tersebut merusak tanaman warga dan meluluhlantahkan gapura utama bernuansa bambu yang membawa logo Bank Indonesia.
Gapura yang dibangun akhir 2024 kini nyaris rata dengan tanah setelah tertimpa pohon tumbang. Ini adalah kerusakan kedua kalinya, setelah separuh bagiannya rusak akibat angin kencang pada musim hujan 2025.

“Ini kejadian yang kedua kalinya. Saat musim hujan tahun 2025 lalu separuh gapura rusak, dan hari ini kerusakan semakin parah karena tertimpa pohon besar,” ujar Ketua Pokdarwis Cunca Plias, Robert Perkasa, Senin, malam.
Selain gapura, pohon raksasa tumbang dan menutupi akses jalan setapak menuju Air Terjun Cunca Ri’i, sehingga mobilitas wisatawan terganggu.
Langkah Penanganan Siap Dilaksanakan
Pokdarwis akan melakukan tiga langkah utama:
• Mengirim laporan kejadian kepada Bank Indonesia.
• Melakukan gotong royong membersihkan lokasi dan membongkar sisa bangunan rusak.
• Membangun ulang gapura baru di lokasi yang lebih aman
Pihak pengelola mengimbau warga dan wisatawan tetap waspada karena potensi cuaca buruk masih ada dalam beberapa hari ke depan.











Tinggalkan Balasan