LABUAN BAJO – Panitia Seleksi (Pansel) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memilih tiga calon terbaik melalui seleksi terbuka.
Keputusan ini merupakan hasil kombinasi antara penilaian dari Tim Pansel dan hasil fit and proper test yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ketua Tim Pansel, Prof. Alo Liliweri, mengungkapkan bahwa BKN telah melaksanakan fit and proper test pada 22 hingga 23 Desember 2025, di mana enam peserta dinyatakan Masih Memenuhi Syarat (MMS) untuk menjadi calon Sekda.
Selanjutnya, pada periode 11 hingga 21 Desember 2025, Tim Pansel melaksanakan seleksi mandiri.
Setelah menerima hasil dari BKN, Tim Pansel segera mengolah dan menetapkan tiga calon dengan nilai tertinggi, yang tercantum dalam berita acara resmi. Pengumuman ini disampaikan oleh Prof. Alo pada Selasa (6/1/2026).
Tiga calon Sekda NTT yang berhasil meraih peringkat teratas adalah:
- Fransiskus Sales Sodo, yang saat ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Manggarai Barat.
- Servulus Bobo Riti dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Jakarta.
- Ruth Diana Laiskodat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTT.
Prof. Alo menegaskan bahwa pemilihan ketiga calon tersebut didasarkan pada nilai yang diperoleh.
Selanjutnya, Gubernur atau Wakil Gubernur juga dapat memberikan penilaian kualitatif tambahan terhadap ketiga calon ini dengan cara lain.
Hasil akhir dari seleksi sudah diserahkan oleh Tim Pansel kepada Gubernur NTT pada sore sebelumnya melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTT.
Berita acara penetapan tiga calon tersebut adalah hasil akhir dari kerja Tim Pansel, dan Gubernur akan mengusulkan satu nama kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.











Tinggalkan Balasan