NASIONAL – Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyampaikan bahwa tarif diskon pelabuhan akan berlaku di beberapa jalur strategis dengan volume penumpang tinggi dan potensi wisata yang besar, seperti Merak–Bakauheni (reguler & eksekutif), Ketapang–Gilimanuk, Padangbai–Lembar, Kayangan–Pototano, Sape–Labuan Bajo, Tanjung Uban–Telaga Punggur, dan Ajibata–Ambarita.
“Program ini didukung oleh sistem digitalisasi tiket online Ferizy dan situs resmi www.ferizy.com, sehingga masyarakat dapat membeli tiket dengan mudah, cepat, dan tanpa antre di pelabuhan,” ungkap Windy dikutip dari ANTARA, Sabtu (22/11/2025).
Transformasi digital yang dilakukan oleh ASDP menunjukkan hasil positif, dengan Ferizy mencatat 3,23 juta pengguna hingga Agustus 2025, meningkat 24,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, penerapan tiket online telah diperluas ke 35 pelabuhan di seluruh Indonesia dari sebelumnya 26 pelabuhan.
“Peningkatan pengguna Ferizy menunjukkan masyarakat semakin siap beradaptasi dengan sistem digital. Kami ingin menjadikan momen stimulus ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk berlibur, tetapi juga langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Windy.
ASDP berharap bahwa berkat sinergi antara stimulus pemerintah dan transformasi digital dalam layanan penyeberangan, masyarakat dapat menikmati perjalanan akhir tahun yang lebih hemat, aman, dan menyenangkan, sambil turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai destinasi wisata.
“Kami akan terus berkomitmen untuk menyediakan layanan yang unggul, dapat diandalkan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menawarkan diskon hingga 19 persen untuk layanan penyeberangan selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Ini sebagai dukungan terhadap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui diskon tarif ini, ASDP berkontribusi memperkuat koneksi antarwilayah dan mendukung kegiatan ekonomi serta pariwisata,” jelas Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat.
Menjelang musim liburan, pemerintah telah meluncurkan program stimulus ekonomi di sektor transportasi untuk mendorong pergerakan masyarakat dan meningkatkan daya beli menjelang akhir tahun.
Dia menambahkan bahwa dengan kebijakan ini, masyarakat dapat menikmati diskon berbagai moda transportasi, termasuk darat, laut, dan penyeberangan, untuk membuat perjalanan wisata lebih mudah, nyaman, dan terjangkau.
Sebagai dukungan nyata, ASDP akan memberikan diskon tarif hingga 19 persen bagi 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan selama periode dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Heru menekankan bahwa langkah ini adalah sinergi antara ASDP dan pemerintah untuk memberikan stimulus langsung kepada masyarakat serta mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Kami ingin memastikan perjalanan akhir tahun masyarakat lebih terjangkau,” kata Heru.
Penerapan diskon tarif ini didasarkan pada terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 10/DI-BP/X/2025 mengenai penugasan kepada Badan Usaha Milik Negara di sektor transportasi untuk memberikan diskon tarif sebagai stimulus ekonomi selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Setelah terbitnya SKB, ASDP segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan layanan dan operasional di semua jalur yang terlibat dalam program ini.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa program diskon untuk modal transportasi telah berjalan efektif, sebagai bagian dari anggaran stimulus sebesar Rp180 miliar yang dialokasikan untuk diskon transportasi selama Natal dan Tahun Baru.
“Kami memberikan total diskon Rp0,18 triliun untuk transportasi selama Natal dan Tahun Baru, termasuk untuk tiket kereta, angkutan laut, penyeberangan, dan tiket pesawat,” tutur Purbaya.
Sumber: antara










Tinggalkan Balasan