LABUAN BAJO – Menyambut pergantian tahun ke-2026, Polres Manggarai Barat mengeluarkan serangkaian imbauan komprehensif kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya.

Imbauan yang disampaikan Kapolres Mabar, AKBP Christian Kadang, S.I.K., pada Rabu (31/12/2025) pagi, tidak hanya fokus pada aspek keamanan, namun juga menyematkan pesan kemanusiaan yang dalam mengingat berbagai musibah yang tengah dialami bangsa.

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru harus diisi dengan suasana yang aman, tertib, dan kondusif demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap terkendali. Momentum pergantian tahun seharusnya menjadi saat yang menyenangkan tanpa ada kendala apapun,” tegasnya.

Pihak kepolisian secara khusus mengingatkan masyarakat untuk menghindari euforia yang berlebihan.

Beberapa tindakan yang dilarang dan tidak disarankan antara lain:

  1. Menyalakan kembang api dan petasan: Selain berpotensi menyebabkan kebakaran, juga dapat mengganggu ketenangan masyarakat sekitar dan satwa liar yang hidup di kawasan alam sekitar Labuan Bajo.
  2. Konvoi dan kebut-kebutan di jalan raya: Dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu arus lalu lintas yang padat selama masa libur.
  3. Menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong: Dinilai dapat menimbulkan gangguan suara dan berpotensi memicu konflik sosial antar warga.
  4. Konsumsi minuman keras dan narkoba: Kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminalitas seperti perkelahian dan pencurian.
  5. Membawa senjata tajam atau benda berbahaya: Serta menggelar pesta berlebihan yang mengganggu ketertiban umum, terutama pada malam pergantian tahun.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diimbau tidak membuat unggahan yang bersifat provokatif, menyebarkan informasi palsu (hoaks), maupun ajakan yang dapat mengarah pada tindak pidana.

Pesan Kemanusiaan: Rayakan dengan Sederhana dan Peduli 

Imbauan ini juga disematkan dengan pesan kemanusiaan yang mendalam, mengingat sejumlah wilayah di Indonesia tengah menghadapi musibah bencana alam.

Terlebih lagi, hingga saat ini pihak berwenang masih melakukan upaya pencarian terhadap tiga korban tenggelamnya KM. Putri Sakinah di Selat Padar, Labuan Bajo, yang belum ditemukan sejak insiden terjadi.

“Saat kita bersuka cita menyambut Tahun Baru, banyak keluarga sedang menghadapi ujian berat akibat musibah ini. Oleh karena itu, momentum ini hendaknya dirayakan dengan kesederhanaan, doa, serta kepedulian terhadap sesama,” ungkap AKBP Christian.

Dia menambahkan, perayaan yang bermakna bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti berkumpul bersama keluarga, melakukan kegiatan bakti sosial, atau sekadar berdoa untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa.

Patroli dan Penambahan Pengawasan di Titik Rawan 

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama malam pergantian tahun dan masa libur panjang,

Polres Manggarai Barat bersama unsur terkait seperti TNI, dinas terkait, dan organisasi masyarakat akan meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain kawasan wisata utama di Labuan Bajo, pusat keramaian, serta jalur lalu lintas strategis.

“Kami telah menyiapkan personel yang cukup dan meningkatkan kesiapsiagaan selama masa libur. Selain itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Polres Manggarai Barat berharap kerja sama yang erat antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat menjadikan perayaan Tahun Baru 2026 berjalan dengan lancar, aman, dan penuh makna.

“Bekerjasama-lah dengan kami agar momen spesial ini dapat dinikmati oleh semua orang tanpa ada masalah yang terjadi,” pungkas Kapolres.