LABUAN BAJO– Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mini bus Telaga Rindu terjadi di Roe Desa Cunca Lolos Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Selasa (17/2) pukul 13:15 WITA. Kejadian ini membuat warga setempat terkejut.
Saksi mata, Obin (20), menjelaskan bahwa mini bus yang melaju dari arah Labuan Bajo menuju Werang tiba-tiba tergelincir ke jurang sekitar 13 meter yang dipenuhi semak dan pepohonan.
“Mobil sempat terguling empat kali sebelum akhirnya berada di posisi sekarang,” ujar Obin kepada Labuan Bajo Terkini. Ia menduga sopir dalam kondisi lelah dan mengantuk saat insiden terjadi.
Di lokasi kejadian, terlihat banyak warga berkumpul menyaksikan kondisi mini bus yang terletak dekat rumah penduduk.
Sopir mini bus, Aldi, mengaku terkejut saat kendaraannya terbalik.
“Saya ngantuk dan kaget saat mobil sudah terbalik di bawah lereng,” katanya.
Ia menambahkan bahwa di dalam mobil terdapat dua penumpang dan satu kondektur, semuanya selamat.
Kanit Gakkum Lantas Polres Manggarai Barat, IPDA Bayu Wicahya Soekarno mengonfirmasi bahwa kelelahan dan mengantuk menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, saat menyadari mobil hilang kendali, sopir langsung membelokkan setir ke kiri sehingga kendaraan keluar dari jalan dan terjun ke jurang,” jelasnya.
Meskipun bus mengalami kerusakan berat dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta, tidak ada korban jiwa.
Dari empat orang di dalam mobil, tiga penumpang mengalami luka ringan, sedangkan sopir dan kondektur tidak mengalami cedera.
Robertus Juang (29), salah satu saksi di lokasi, menggambarkan momen mencekam saat kejadian berlangsung.
“Mobil tiba-tiba miring ke kiri dan jatuh. Kami segera mencoba menolong penumpang, syukurlah mereka hanya mengalami luka ringan,” ujarnya.
Jalan di lokasi diketahui dalam kondisi baik dengan permukaan aspal mulus dan cuaca cerah saat kejadian.
Namun, sepinya arus lalu lintas diperkirakan membuat pengemudi kehilangan konsentrasi hingga mengalami microsleep.
Setelah kejadian, pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Manggarai Barat segera datang untuk mengevakuasi dan mengamankan barang bukti.
“Kami sudah mengecek TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat. Para penumpang yang mengalami luka ringan sudah kembali ke kampung mereka di Werang,” tambah Kanit Gakkum Satlantas Polres Mabar.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan semua pengguna jalan, terutama sopir angkutan umum, untuk selalu mengutamakan keselamatan.
“Jika merasa mengantuk saat berkendara di jalur yang menantang, pengemudi sebaiknya beristirahat sejenak untuk mencegah kecelakaan,” tutup IPDA Bayu.











Tinggalkan Balasan