LABUAN BAJO TERKINI – Fando Gambur, Staff Satuan Pengamanan [Satpam] Hotel Marriott di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, melakukan klarifikasi terkait berita pengusiran warga di area pantai hotel tersebut. Ia pun membantah dengan keras telah mengusir Rafael dan rekannya sebagaimana yang tersiar di berbagai media.

“Saya mau klarifikasi bahwa, Kami tidak pernah mengusir, tetapi kami hanya melarang mereka untuk ambil foto atau merekam video”, ungkap Fando Gambur, Satpam Hotel Marriott di Labuan Bajo, Rabu (2/03/2025).

Fando menyatakan bahwa dia sempat berbicara dengan Rafael, warga Labuan Bajo yang mengklaim diusir dari pantai saa itu. Dia pun menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud mengusir, tetapi memberikan akses izin dengan syarat tidak boleh mengambil foto atau merekam video.

Fando menyampaikan bahwa sudah ada larangan untuk mengambil foto dan merekam video di pantai karena keberadaan vila di atas laut.

“Tidak ada hal lain, selain karena keberadaan vila di atas laut karena itu sudah masuk dalam SOP hotel ini. Jadi sesuai kebijakan managemen tidak boleh foto atau ambil video di area pantai”, ujarnya.

Wartawan labuanbajoterkini.id ingin meminta klarifikasi langsung ke pihak managemen hotel Marriott Labuan Bajo, namun, Fando menjelaskan bahwa Staff managemen hotel sedang tidak ada di tempat.

Sebelumnya, sebuah video viral yang menampilkan wajah warga Labuan Bajo yang diduga diusir petugas keamanan [Satpam] salah satu hotel mewah yang tak jauh dari garis pantai Binongko.

Warga yang diketahui bernama Rafael itu sedang menikmati Pantai Binongko, yang berlokasi di pesisir utara Labuan Bajo.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu tampak Rafael sedang berdiri sambil berteriak menanyakan ke petugas keamanan hotel itu kenapa dilarang mengunjungi pantai tersebut.

Terlihat [Satpam Hotel], lawan bicara  Rafael berada di sebuah pondok sea villas mewah, yang dibangun tepat berada di tengah laut.

“Pantai de ema dehau ho ko? (Pantai ini milik Bapakmu?), Ha? Ini pantai siapa? Siapa yang suruh (larang – red) tidak boleh masuk? Ini pantai siapa ini?  Milik negara atau milik pengusaha? Kau sembarang saja kau. Larang lagi masyarakat menikmati pantai,” teriak Rafael dalam video itu dikutip media ini, Kamis (31/03/2025).

Rafael mengaku ia bersama rekannya tengah mengunjungi pantai Binongko untuk menikmati senja pada Kamis sore.

Namun, saat tiba di lokasi mereka dilarang oleh Satpam hotel mewah itu.