LABUAN BAJO TERKINI– Selama puluhan tahun, warga tiga kampung di Desa Watu Manggar Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat [Mabar] Nusa Tenggara Timur [NTT], belum dialiri listrik negara.

Untuk penerangan malam hari, warga hanya mengandalkan lampu pelita yang terbuat dari kaleng bekas susu dengan sumbuh dari kapas.

Warga mengeluhkan karena mahalnya harga minyak tanah sekarang ini. Selain itu, anak-anak juga mengeluh karena tidak efektif belajar akibat penerangan yang tidak maksimal.

Desa Watu Manggar sendiri berada sekitar 1,5 KM dari desa Rego yang saat ini sudah dialiri listrik.

Bonefasius Yosdan, warga setempat menuturkan, kurang lebih satu tahun yang lalu sebagian besar rumah masyarakat sudah mulai diinstalasi. Namun, kata dia, hingga kini belum ada perluasan jaringan listrik ke Desa Watu Manggar di tiga anak kampung yakni Kampung Sangka, Londang dan Paurundang.

“Sebagai masyarakat kami mohon dengan penuh kerendahan hati dari PLN untuk menjadikan desa Watu Manggar sebagai atensi khusus program perluasan jaringan listrik di tahun 2025,” ungkap Yosdan, nama panggilan Bonefasius Yosdan, Senin [7/4].

Menurut Yosdan jarak dari kampung Rego ke desa Watu Manggar cukup dekat dan tidak akan mempersulit PLN jika melakukan pemasangan jaringan listrik di sana.

“Medan yang tidak terlalu berat dan instalasi yang telah dilakukan menjadi harapan kami untuk bisa mendapatkan aliran listrik PLN tahun ini,” katanya.

PLN Tunggu Anggaran

Manager PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan Bajo, Virtus Gita Anggara mengatakan Desa Watu Manggar telah menjadi rencana perluasan jaringan listrik, dimana telah dilakukan tahapan survei perencanaan dan usulan internal PLN Labuan Bajo tahun-tahun sebelumnya.

“Mohon doa dan dukungan segenap masyarakat supaya prosesnya dapat berjalan dengan lancar sehingga tiga anak kampung di Desa Watu Manggar tersebut dapat segera menikmati listrik,” ujar Virtus dihubungi Senin pagi.

Ia menejelaskan untuk kepastian perluasan jaringan listrik di tiga kampung tersebut masih menunggu realisasi anggaran.

“Tahun berapa kepastiannya kami tetap menunggu realisasi anggarannya. Kalau sudah ada kepastian pembangunan akan dilakukan, kami pasti akan turun melakukan sosialisasi ke lokasi dusun desa yang akan berlistrik,” jelasnya.

Virtus tidak menjelaskan kapan kepastian akan dilakukan pemasangan jaringan listrik tiga anak kampung di Desa Watu Manggar tersebut, namun dirinya memastikan akan segera dilakukan pembangunannya. “Kalau sudah ada kepastian pembangunannya akan dilakukan” pungkasnya.