LABUAN BAJO – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Dekranasda, secara resmi meluncurkan NTT Mart Manggarai Barat di Labuan Bajo pada Minggu (21/12/2025).
Acara dihadiri Bupati Edistasius Endi, Wakil Bupati, dan sejumlah pejabat serta pengusaha UMKM/IKM.
Kehadiran NTT Mart ini menjadi tonggak penting untuk menguatkan ekonomi kerakyatan dan menegaskan Manggarai Barat sebagai etalase utama produk unggulan NTT sejalan dengan perannya sebagai “lokomotif pariwisata NTT” dan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional”.
“Ini bukan sekadar toko, tetapi ekosistem ekonomi rakyat yang menguntungkan semua pihak. Balinya NTT ada di sini, jadi NTT Mart kelas besar harus hadir di Manggarai Barat,” tegas Gubernur.
Dia juga menyatakan, NTT Mart dibuat untuk mendorong “demokrasi ekonomi” sesuai Pasal 33 UUD 1945, sehingga UMKM/IKM tidak lagi hanya “pelaku” tapi pengusaha yang berdaya saing.
NTT Mart Manggarai Barat adalah yang ke-10 di provinsi, dengan target seluruh 22 kabupaten/kota NTT selesai dibangun tahun ini. Saat ini, toko yang terletak di Jalan Trans Flores menampilkan 323 produk dari 32 pengusaha IKM lokal mulai dari makanan, minuman, tenunan, hingga kerajinan tangan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT Zet Sony Libing menyampaikan, anggaran tahun depan lebih dari Rp200 juta akan dialokasikan untuk penambahan stok produk lokal.
Untuk mendukung UMKM/IKM, pemerintah provinsi memastikan 4 prasyarat bersamaan:
1. Permodalan: Akses KUR yang berputar Rp2,6 triliun, akan ditambah Rp1 triliun dari Bank NTT tahun depan.
2. Pendampingan teknis: Meningkatkan kualitas produksi, pengemasan, dan pemasaran.
3. Literasi keuangan: Mengajarkan manajemen finansial agar usaha berkelanjutan.
4. Pasar: NTT Mart sebagai wadah penjualan ke masyarakat dan wisatawan nasional/internasional.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menekankan pentingnya kecukupan modal, pemanfaatan teknologi, dan penataan toko agar menarik wisatawan.
Gubernur juga mendorong ASN memprioritaskan membeli produk lokal di NTT Mart, sesuai aturan perundang-undangan.
“Sekarang urus izin lebih gampang, usaha kecil kita bisa terus hidup dan berkembang,” ujar Maria, salah satu pengusaha IKM yang hadir.











Tinggalkan Balasan