LABUAN BAJO – Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2025 sebesar 7,96%. Namun, Bupati Edistasius Endi belum puas, karena belum memberi dampak sejahtera bagi masyarakat.
“Pertumbuhan hampir 8% didominasi sektor sekunder, namun tidak memberikan efek luar biasa bagi rakyat,” ujar Bupati Edistasius Endi, Sabtu, (10/01) di Labuan Bajo.
Menurutnya sebanyak 79,82% masyarakat bekerja sebagai petani, meskipun sektor primer seperti pertanian dan peternakan belum berkontribusi signifikan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mengajak sinergi dengan lembaga keagamaan. Bupati juga mendorong program Strategi Pangan (MBG) pusat, dengan harapan pemimpin umat dapat edukasi masyarakat untuk menanam sayur dan buah-buahan.
“Jangan sampai bahan baku MBG kita dapatkan dari luar. Pemasaran dan penyerapan hasil akan difasilitasi dengan pembayaran langsung,” tegasnya.
Bupati optimistis, dengan kolaborasi erat, pertumbuhan ekonomi dapat mencapai dua digit di tahun mendatang. “Tahun 2026 adalah tahun sinergi,” tandasnya.











Tinggalkan Balasan