LABUAN BAJO — Dugaan pemukulan di area Parkiran KSOP Kelas III Labuan Bajo pada Jumat 14 Agustus lalu hingga kini belum jelas. Keluarga korban berjanji akan turunkan massa ke Polres Manggarai Barat, jika kasus itu didiamkan begitu saja.
Diketahui korban berinisial F, operator parkiran di kawasan pelabuhan, diduga dipukuli oleh S, staf KSOP Kelas III Labuan Bajo.
Hingga awal September, belum ada penetapan tersangka. Karena didiamkan oleh penyidik, belasan orang dari keluarga korban bersama Squad Hamente Pacar mendatangi Polres Manggarai Barat, Kamis (3/9), mereka mengecam kelambanan Polisi dalam menangani kasus tersebut.
Keluarga diterima Kanit Pidum Polres Manggarai Barat. Dari hasil pertemuan tersebut polisi menyatakan akan memanggil pihak yang diduga terlibat pada Senin (7/9) untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.
Paul Ganor, perwakilan Squad Hamente Pacar, menyampaikan sikap keras terhadap kinerja penyidik.
“Proses hukum ini berjalan sangat lamban, bahkan terkesan sengaja dihambat. Hampir sebulan belum ada tersangka hal ini sangat mencurigakan. Apakah ada pihak yang melindungi terduga pelaku? Apakah karena dia staf KSOP, hukum jadi berbeda?” tegas Paul di Labuan Bajo, Senin, (7/9).
“Keadilan tidak boleh diukur dari jabatan. Jika bukti sudah ada, mengapa masih digantung? Sikap penyidik ini tidak wajar. Kami tidak akan diam melihat kasus ini diendapkan tanpa alasan jelas,” tandasnya.
Selain Paul, Cintus salah satu keluarga korban, menegaskan pihaknya memberi batas waktu dan tak segan bertindak lebih lanjut jika Polisi masih saja belum menindaklanjuti kasus ini.
“Kami mendesak Polres Manggarai Barat segera menetapkan S sebagai tersangka. Jika hingga Senin (7/9) belum ada kemajuan nyata, kami bersama keluarga besar dan masyarakat siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan. Kami tidak akan membiarkan kasus ini diabaikan begitu saja,” ujarnya tegas.
Kini perhatian tertuju pada langkah tersebut. Keluarga dan Squad Hamente Pacar menegaskan tidak akan membiarkan kasus berlarut tanpa kepastian hukum, serta meminta kepolisian bekerja secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
Publik pun menanti kejelasan terkait alasan belum adanya penetapan tersangka dan arah penanganan perkara tersebut.
Hingga berita ini ditulis redaksi Labuan Bajo Terkini sedang berupaya mendapatkan keterangan resmi dari Satreskrim Polres Manggarai Barat.











Tinggalkan Balasan