LABUAN BAJO TERKINI – Pemilik warung makan di kawasan Pelabuhan Waterfront Labuan Bajo bisa terancam jeratan Undang Undang Perlindungan Konsumen apabila terbukti menyediakan makanan tak higienis alias berulat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua  Organisasi Masyarakat Pemuda Manggarai Barat Bersatu (PMBB) Robert Hormat, saat dihubungi labuanbajoterkini.id, Sabtu (3/04/2025.

“Terkait menu ikan dengan ulat hidup di dalamnya dan sudah Viral itu justru menjadi hal yang memalukan daerah ini (Labuan Bajo). Bisa jadi persepsi wisatawan menjadi negatif terhadap warung atau rumah makan lainnya di Labuan Bajo. Ini harus di tindak tegas”, ungkap Robert.

Menurut dia, pemilik warung makan tersebut dapat di jerat Pasal 8 ayat (1) huruf a UU Perlindungan Konsumen mengatur bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi atau memperdagangkan barang dan jasa yang tidak memenuhi standar yang ditetapkan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemilik warung itu bisa dikenai Undang-undang perlindungan konsumen jika terbukti menyajikan makanan yang tidak layak, seperti nasi kuah ikan dengan terdapat ulat hidup”,kata dia.

Padahal, Pemerintah telah menetapkan standar keamanan dan mutu pangan untuk makanan dan minuman yang dijual.

“Jika penjual menjual produk yang tidak memenuhi standar tersebut, mereka melanggar UU Perlindungan Konsumen”, tegasnya.

Karena itu Ia meminta pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk segera mengambil langkah tegas terhadap apa yang sedang menjadi kekhawatiran masyarakat Labuan Bajo saat ini.

“Pemerintah harus segera turun dan lakukan investigasi ke semua warung makan di dalam kota Labuan Bajo ini. Periksa semua kondisi menu yang mereka pajang di depan kaca etalase makanan,termasuk investigasi semua usaha warung & restoran demi kenyamanan konsumen.”, tegasnya.

Lebih lanjut, kata Robert, Labuan Bajo, yang merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia yang terkenal dengan komodo dan keindahan alam serta makanan lautnya yang higienis justru berisiko tercoreng oleh kejadian seperti ini.

Sebelumnya, Sebuah warung makan di jalan masuk menuju Pelabuhan Waterfront Labuan Bajo, Manggarai Barat,NTT, mendapat perhatian warganet pasca sebuah video menunjukkan ikan yang berisi ulat hidup di dalamnya menjadi viral.

Kejadian itu sontak geger hingga menimbulkan kecaman dan kekhawatiran dari masyarakat serta pengunjung di sekitar pelabuhan.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Peti Kongkar, yang menampilkan ulat-ulat bergerak di dalam ikan yang sudah dimasak, disertai peringatan dalam bahasa Manggarai.

“Asi hang ce warung ho lawa, ulis ikan. Salang masuk Pelni Labuan Bajo. (Jangan makan di warung ini, ikan berulat. Jalan masuk Pelni Labuan Bajo.)”, kata pria dengan akun Peti Kongkar, dikutip media ini, Sabtu (3/04/2025).

Dalam video itu, juga terdengar suara seseorang yang mengungkapkan rasa kecewanya : Terlalu. Sial apa ini makan. Hati-hati makan di sini gais, ujarnya

Video tersebut menjadi viral dan mendapatkan banyak komentar dari pengguna internet.

Beberapa akun bahkan meminta pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap warung yang disebutkan, namun hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pemilik warung atau pihak berwenang.