LABUAN BAJO – Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman (BKH), menyatakan Presiden Prabowo Subianto membutuhkan dukungan media untuk melaporkan pelaksanaan program unggulan pemerintah pusat di berbagai daerah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai luar biasa.
Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan empat pilar kebangsaan yang dihadiri jurnalis dan masyarakat di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Sabtu (14/2), malam.
“Beliau sangat terbuka dan ingin mengetahui informasi yang berkembang di masyarakat,” ucap Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu.
BKH juga mengkritik Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Koordinator Badan Gizi Nasional di daerah yang kerap menutupi permasalahan terkait MBG dari jurnalis. Alasannya, hanya karena ada perintah atasan ketika situasi terjadi.
“Masalah jangan ditutupi. Presiden Prabowo berharap program ini sukses seperti di negara lain. Oleh karena itu, setiap kekurangan perlu diungkapkan agar dapat diperbaiki,” tegasnya.
Politikus tersebut menekankan pentingnya jurnalis menyampaikan informasi akurat dan faktual dari lapangan. Ia memberikan contoh konkret terkait pelaksanaan MBG.
“Misalnya, soal MBG yang ditutupi. Jika ada 500 orang yang menerima makanan dan 100 di antaranya mengalami sakit perut, itu adalah fakta yang harus dilaporkan,” jelasnya.
Sebelumnya, BKH juga menegaskan peran penting jurnalis dalam menjaga ketertiban hukum dan pluralisme di Labuan Bajo.
Menurutnya, meskipun kota ini tengah berkembang, namun dihadapkan pada berbagai masalah yang berpotensi memicu konflik.
“Jurnalis harus menjaga integritas dan menghindari penyebaran informasi palsu atau berita yang dibuat oleh pihak tertentu,” tandasnya.
Ia mengingatkan, jika kebohongan dianggap sebagai kebenaran, hal itu bisa menyebabkan perpecahan dalam masyarakat yang multikultural.
Menurutnya, dengan perkembangan dan keragaman yang dimiliki, Labuan Bajo punya potensi jadi kekuatan produktif sekaligus destruktif.











Tinggalkan Balasan