LABUAN BAJO TERKINI – Keindahan Labuan Bajo sudah semakin bersinar dan memikat wisatawan, baik domestik maupun manca negara. Selasa (18/3/2025). Pemerintah telah menyiapkan Labuan Bajo sebagai Kawasan Pariwisata “Bali Baru”, termasuk untuk bebagai event internasional.
Mawatu merupakan mix used tourism complex tepat di tepian Pantai. Dengan luasan 20 hektar, Mawatu mengusung konsep The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo.
Konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai ini, akan menyajikan one stop holiday destination yang lengkap dan terintegrasi, terdiri dari hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan yang juga dilengkapi dermaga baru untuk kapal singgah para pengunjung.
Mawatu sudah menyelenggarakan Agent Gathering pada Rabu, 23 Februari 2022, lalu, diikuti 300 Agen Properti dari seluruh Indonesia.
“Bermitra dengan Agen Properti sangat penting bagi kesuksesan proyek maupun memberikan saran investasi yang tepat bagi investor. Sebagai pengembang kami melihat Agent Gathering ini sangat berharga dan saling menguntungkan” jelas David Lusteaux selaku Managing Director Mawatu.
Deretan ruko atau Commercial Village yang akan terdiri dari 200 unit ini, terletak di posisi paling atas dari proyek pengembangan Mawatu, dengan desain yang menyatu dengan alam.
Keistimewaan dari deretan ruko ini adalah selain posisi Mawatu yang hanya 15 menit dari Airport, sehingga menjadi yang terdepan bagi pengunjung Labuan Bajo, juga opsi ruko yang menghadap ke Kota atau menghadap ke hutan mangrove atau juga ke Laut lepas dengan 3 tipe yang terdiri dari 2 dan 3 lantai.
Ruko perdana ini akan menghadirkan sunrise atau sunset yang diperindah dengan pemandangan lepas menghadap pulau Komodo atau pulau Padar atau pulau Rinca. Investasi di ruko-ruko Mawatu ini menjanjikan 8% pengembalian investasi pertahun seturut perkembangan keseluruhan dari Labuan Bajo.
Mawatu juga bermaksud menghadirkan merek-merek ternama internasional yang sudah terkonfirmasi akan bergabung dalam waktu dekat, termasuk juga memberi dukungan kepada pengembangan usaha lokal dengan akan hadirnya area ritel serta kuliner bagi UMKM.
Selanjutnya, Mawatu akan membangun Restoran Apung di hamparan pantai Batu Cermin nan elok, Hotel Berbintang, Villa, Beach Club, Alun-alun, serta Pusat belanja, Kuliner dan Hiburan yang akan melengkapi keseluruhan wisata di Labuan Bajo sebagai salah satu dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSPS) pemerintah.
David Lusteaux juga mengakui, bahwa setelah Presiden Joko Widodo mendorong Labuan Bajo untuk dipersiapkan bagi Presidensi G20 di 2022 dan ASEAN Summit di 2023, lalu, Mawatu semakin bergairah dalam mempersiapkan diri lebih agresif, mengingat Kawasan wisata ini akan menggeliat dalam waktu dekat.
Mawatu optimis, keseluruhan proyek akan rampung dalam waktu 5 tahun kedepan dengan nilai investasi 125 juta dolar AS.
Mawatu memposisikan dirinya sebagai tujuan utama bagi turis lokal maupun mancanegara khususnya keluarga muda atau generasi Y maupun generasi Z dan menjadi destinasi paling lengkap untuk wisata, bisnis, ataupun bekerja.











Tinggalkan Balasan