LABUAN BAJO – Komunitas lari Komodo Runners turun tangan berikan solusi nyata bagi masyarakat dengan melakukan perbaikan jalan berlubang di kawasan Pantai Pede dan sejumlah titik strategis di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (14/3), Pagi.
Perbaikan difokuskan pada area jalan dengan lubang cukup besar dan risiko tinggi bagi pengguna kendaraan.
Lokasi yang menjadi sasaran meliputi Jalan Soekarno Hatta Bawah sekitar Kuliner Kampung Ujung, pertigaan Rumah Dinas TNI-AL, kawasan Hotel Puri Sari, kawasan Sudamala dan Atlantis on the Rock, hingga sekitar perempatan Bandara Internasional Komodo.
Tindakan ini langsung merespons keluhan warga soal kondisi jalan yang dianggap membahayakan.
Bahkan tak hanya penduduk lokal yang terdampak, beberapa wisatawan mancanegara juga pernah mengalami kecelakaan akibat lubang yang menganga di beberapa titik jalan tersebut. Hal itu menjadi pemicu utama munculnya inisiatif perbaikan.
“Kami peduli, terutama menjelang Lebaran. Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar agar tidak ada lagi pengendara yang kecelakaan karena jalan rusak,” jelas Ketua Komunitas Komodo Runners, Bambang, saat dikonfirmasi wartawan di Labuan Bajo, Sabtu siang.
Tak sendirian, Komodo Runners bekerja sama dengan PT AMK serta mendapatkan dukungan penuh dari personel TNI, POLRI, hingga RRI Labuan Bajo yang turut membantu proses perbaikan langsung di lokasi.
Hironimus (32), warga Kampung Air yang bekerja sebagai tukang ojek online, mengaku sangat senang dengan aksi tersebut.
“Sebelumnya sering ada pengendara yang terjatuh atau kendaraan yang mogok karena lubang jalan. Sekarang dengan perbaikan ini, kami merasa lebih aman beroperasi, apalagi menjelang Lebaran yang pasti banyak orang berpergian,” ucapnya dengan sumringah.
Salah satu pelaku pariwisata lokal, Kadek Arya (38) yang mengelola jasa wisata paket pulau Rinca,Padar dan Komodo, juga memberikan apresiasi tinggi.
“Kondisi jalan yang baik sangat penting bagi industri pariwisata kita. Banyak wisatawan yang mengeluhkan jalan berlubang saat bepergian ke objek wisata. Dengan perbaikan ini, citra Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia jadi lebih baik,” ungkapnya.
Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan di daerah destinasi pariwisata super prioritas Indonesia tersebut.
Kegiatan gotong royong ini juga jadi bukti nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama di Labuan Bajo.











Tinggalkan Balasan