LABUAN BAJO TERKINI – PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan uji sampel bahan bakar pertalite di lima SPBU Labuan Bajo, Manggarai Barat [Mabar], Nusa Tenggara Timur [NTT], setelah ada laporan yang menyebutkan warnanya mirip es cendol.

Hasil uji menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi spesifikasi yang ditetapkan, sehingga laporan tersebut dinyatakan tidak benar.

Uji termasuk pengukuran suhu dan densitas BBM yang sesuai dengan ketentuan. Uji sampel BBM pertalite dilakukan di lima SPBU di Labuan Bajo dengan hasil pengecekan suhu dan densitas yang sesuai dengan spesifikasi. Adapun 5 [lima] SPBU yang diuji yakni: SPBU. 54.865.06, SPBUN. 58.865.12, SPBU 54.865.02, SPBU.55.865.20, dan SPBU 55.865.15.

Pengecekan BBM pertalite dilakukan dengan mengukur densitas dan suhu BBM dari nozzle untuk memastikan sesuai spesifikasi pemerintah.

Selain itu, takaran BBM juga diukur dan harus memenuhi toleransi yang ditetapkan.

Di seluruh SPBU Labuan Bajo, BBM juga diperiksa secara visual dengan menampilkan sampel BBM dalam botol kaca di dekat pompa untuk memudahkan pelanggan melihat warna BBM yang dijual.

Pertamina juga melakukan pengujian acak terhadap kendaraan pengguna pertalite dan menemukan tidak ada perbedaan warna antara BBM di tangki kendaraan dan yang dijual di SPBU.

Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus dari Surabaya, menjelaskan bahwa Pertamina di NTT menjamin kualitas pertalite sesuai spesifikasi yang ditetapkan melalui pengawasan ketat terhadap kualitas dan kuantitas semua produk BBM yang dijual kepada masyarakat.

“Setiap BBM yang diterima di fuel terminal telah melalui uji kualitas yang ketat sebelum disalurkan ke SPBU. Penerimaan mobil tangki Pertamina di SPBU juga dilakukan pengecekan terhadap berita acara pengiriman BBM yang telah diuji kualitasnya sebelum disalurkan kepada pelanggan”, ungkap Ahad Rahedi, dikutip Antara, Minggu [6/04/2025].

Karena itu, Pertamina menegaskan bahwa kualitas BBM selalu dijaga ketat dan mendorong konsumen untuk membeli di tempat resmi.