LABUAN BAJO TERKINI – Warga di salah satu lingkungan padat penduduk yakni RT O8, Kelurahan Tenda Kecamatan Langke Rembong Kota Ruteng hidup dalam ketakutan akibat pencurian yang terjadi secara terang-terangan di siang hari.

“Situasi saat ini mengancam rasa aman dan mengganggu kenyamanan serta kestabilan sosial masyarakat di wilayah saya”, kata Vinsensianus, Ketua RT 08 di Kelurahan Tenda Kecamatan Langke Rembong Manggarai, Kamis (8/05/2025), kemarin.

Vinsensianus, menyatakan bahwa kondisi keamanan lingkungan memerlukan perhatian serius dari warga.

Atas kasus pencurian yang sudah terjadi secara terbuka membuat masyarakat resah dan tidak nyaman tinggal di lingkungan mereka karena takut menjadi korban.

Merespons situasi ini, pihak RT dan warga setempat mengambil langkah pencegahan untuk mengurangi angka kriminalitas.

Beberapa tindakan yang diambil meliputi mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, melakukan pengecekan berkala ke rumah kos, dan menerapkan aturan pembatasan waktu kunjungan tamu luar hingga pukul 22.00 malam.

“Kami berupaya semaksimal mungkin. Pemerintah juga sudah ikut membantu, tetapi mereka kewalahan karena personelnya terbatas. Patroli tidak bisa dilakukan setiap saat,” ujar Vinsen.

Ia menyatakan bahwa setelah berbagai upaya dilakukan, situasi di lingkungan mulai menunjukkan perubahan positif, terutama di kawasan sekitar RT O8 kelurahan tenda yang sebelumnya rawan.

“Sejak upaya itu dijalankan, lingkungan kami lumayan aman. Hingga saat ini belum ada lagi pencurian secara terang-terangan yang terjadi,” bebernya

Warga lainnya, Marten, mengungkapkan perlunya mengambil inisiatif untuk melakukan pengawasan sendiri, meskipun terbatas oleh sumber daya.

Marten bercerita bahwa pernah terjadi insiden di mana warga berhasil menangkap pelaku pencurian yang terjadi secara terang-terangan.

Hal itu kata Marten, menandakan bahwa tingkat kriminalitas sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.

“Kami benar-benar butuh dukungan dari pemerintah, khususnya dalam bentuk razia rutin ke kos-kosan yang selama ini jadi titik rawan. Kehadiran aparat sangat kami harapkan,” pintanya.

Alfred, warga lainnya mengungkapkan bahwa masyarakat di lingkungan RT.08 Kelurahan Tenda Ruteng saat ini harus tetap waspada dan menyatakan bahwa keamanan tidak bisa hanya diandalkan pada warga.

Walaupun begitu ketiganya menyatakan setuju bahwa kerjasama antara warga dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

“Upaya swadaya masyarakat seperti siskamling memang sangat efektif dalam jangka pendek, tetapi memerlukan dukungan struktural dari pihak berwenang”, ujar Alfred.

Warga pun berharap adanya razia berkala di area kos-kosan dan titik rawan lainnya sebagai langkah nyata pemerintah untuk mengembalikan rasa aman yang hilang akibat kejahatan.

 

 

Oleh; Yohana Nova Avia, Gtegorius Indrawan Hardi dan Maria Handika Mirna Semin – Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Unika St Paulus Ruteng Manggarai NTT