LABUAN BAJO – Persiapan untuk penerbangan langsung maskapai Scoot internasional Singapura – Labuan Bajo hampir selesai. Hal itu disampaikan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) internasional Komodo, Ceppy Triono, Kamis, 20 November 2025.
“Pembukaan rute penerbangan internasional dijadwalkan pada 21 Desember 2025,” ujar Ceppy.
Menurutnya, maskapai bertarif rendah Scoot akan meluncurkan penerbangan dua kali dalam seminggu ke Labuan Bajo mulai 21 Desember 2025.
“Rencananya penerbangan akan dilakukan pada hari Kamis dan Minggu. Kami juga menanggapi beberapa permintaan dari maskapai itu, karena setiap maskapai memiliki standar layanan yang berbeda untuk pelanggan,” ungkapnya.
Scoot merupakan anak perusahaan dari Singapore Airlines yang berlokasi di Bandara Changi, Singapura.
Scoot menggantikan Jetstar Asia Airways, yang sebelumnya telah menghentikan layanan penerbangan rute langsung pulang-pergi (PP) antara Singapura dan Labuan Bajo sejak 31 Juli 2025.
Menurut Ceppy, rute penerbangan pulang-pergi Singapura-Labuan Bajo sangat populer dengan tingkat keterisian kursi pesawat yang tinggi.
“Diperkirakan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo akan meningkat. Saat Jetstar masih beroperasi, tingkat keterisian kursi pesawatnya di atas 90 persen, dan mereka ingin terbang setiap hari,” katanya.
Oleh karena itu, pihak Bandara Internasional Komodo akan meningkatkan jumlah konter check-in yang dilengkapi dengan timbangan bagasi.
“Kami berencana menambah konter check-in dengan timbangan bagasi, sehingga akan ada empat konter check-in yang memiliki fasilitas tersebut,” ujarnya.
Saat ini, menurut Cheppy, Bandara Internasional Komodo hanya melayani satu rute internasional, yaitu Malaysia – Labuan Bajo, yang dioperasikan oleh Air Asia sejak September 2024.
Dari Januari hingga September 2025, jumlah penumpang domestik yang tercatat mencapai 801. 810 orang, dengan 391. 244 kedatangan dan 410. 566 keberangkatan.
“Sedangkan untuk tahun 2024, kami mencatat total jumlah penumpang domestik yang datang dan berangkat dari Bandara Internasional Komodo mencapai 970. 472 orang,” kata Cheppy.
Di sisi lain, untuk penumpang internasional dari Januari hingga September 2025 tercatat sebanyak 46. 382 orang.
Sumber: ANTARA










Tinggalkan Balasan