LABUAN BAJO – Suasana menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026 membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Manggarai Barat tak tinggal diam.
Selama dua hari berturut-turut, 18-19 Maret 2026, petugas terus bergerak dari pagi, sore, hingga malam hari.
Mereka mulai dari menertibkan pedagang kaki lima (PKL), mengurai kemacetan, sampai memastikan kantor dinas aman dan terang benderang.

Aksi dimulai pada Rabu (18/3) malam pukul 20.20 – 22.10 WITA. Dipimpin Kepala Seksi Penyidik Petrus Hasu bersama 9 personel, tim menyambangi sejumlah Kantor/Dinas antara lain: Dinas Pariwisata, Dinas Cipta Karya, Kelurahan Labuan Bajo, Dinas PU, sampai kawasan Puncak Waringin.
Secara umum aset daerah aman dan terkendali. Tapi, petugas mengernyitkan dahi lantaran banyak kantor dinas yang minim penerangan atau bahkan gelap gulita.
Selain itu, ada juga PKL penjual durian yang mangkal di depan Dinas Cipta Karya dan penjual kopi di Puncak Waringin. Mereka pun langsung ditegur dan diminta pindah ke tempat yang diizinkan.

Belum sempat istirahat, kegiatan berlanjut Kamis (19/3) pagi pukul 08.00 – 10.30 WITA. Fokus kali ini ada di Pasar Rakyat Batu Cermin dan keliling kota. Dipimpin Kepala Seksi Operasi Bernadinus Suwardi dengan 7 personel, situasi di pasar bikin pusing.
Ternyata, ada pedagang yang nekat berjualan di bahu jalan sehingga jalanan jadi sempit dan macet.
Belum selesai urusan pedagang, petugas dikejutkan ulah pengendara motor yang melawan arah. Akibatnya kemacetan tak terhindarkan.
Petugas pun langsung turun tangan jadi pengatur lalu lintas sampai arus kendaraan kembali lancar dan tertib.
Masih di tanggal yang sama, sore harinya pukul 18.00 – 20.30 WITA, tim kembali bergerak di bawah pimpinan Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Trantib) Hermus Syukur, dengan 7 personel.
Di depan Dinas Cipta Karya dan kawasan Hotel Zasgo, petugas kembali menemukan PKL yang tak tahu aturan.
Ada penjual durian sampai penjual bensin yang memanfaatkan bahu jalan sebagai lapak. Mereka pun dapat peringatan keras: “jangan ulangi, atau tindakan tegas akan diambil!”.

Saat mengecek kantor dinas, petugas juga menemukan hal aneh. Di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, lampu akhirnya menyala setelah sebelumnya gelap.
Tapi di Puskesmas Batu Cermin dan Rumah Jabatan Sekda, bendera Merah Putih masih berkibar padahal waktunya sudah larut.

Petugas pun langsung menindaklanjuti dan menurunkannya. Masih ada juga kantor seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Dukcapil yang lampu luarnya mati, padahal pintu terkunci aman.
Kepala Satpol PP: Kami Tak Boleh Lengah Sedikit Pun
Kepala Satpol PP Kabupaten Manggarai Barat, Yeremias Ontong, menegaskan bahwa serangkaian patroli ini adalah bukti keseriusan pihaknya menjaga keamanan selama libur lebaran.
“Kami pantau terus dari pagi sampai malam. Kalau ada pedagang salah tempat, lalu lintas berantakan, atau fasilitas pemerintah bermasalah, pasti kami tangani dan koordinasikan perbaikannya,” ujar Yeremias kepada wartawan, Jumat (20/3), Sore.
Ia pun mengimbau masyarakat dan pedagang untuk turut menjaga ketertiban.
“Mohon kerjasamanya, taati aturan daerah. Jangan beraktivitas di lokasi terlarang demi keamanan dan kenyamanan bersama saat Hari Raya nanti,” tandasnya.











Tinggalkan Balasan