LABUAN BAJO TERKINI – Keindahan Pantai Laing Lewe di Desa Golomori Kecamatan Komodo Manggarai Barat NTT berhasil memikat banyak orang untuk datang berenang riang.

Warga setempat memanfaatkan kesempatan untuk mengais rejeki dengan berjualan aneka makanan dan minuman ringan. Mulai dari kelapa muda hingga kue ‘serabe’ tersedia di lokasi ini.

Pantauan wartawan Labuan Bajo Terkini  pada Jumat (21/03/2025) Siang, pengunjung di pantai ini terlihat belum terlalu ramai lantaran bukan hari libur. “Biasanya Sabtu dan Minggu ada banyak orang datang di Pantai ini”, kata Muksin, warga dusun Soknar,Desa Golomori kepada wartawan.

Pengunjung yang berdatangan itu,lanjut dia, berasal dari Labuan Bajo dan bahkan turis asing.Namun ada pula warga dari luar Labuan Bajo seperti Bima,Mataram,Sumbawa dan Ruteng Kabupaten Manggarai. Mereka ingin melihat langsung keindahan panorama pantai Laing Lewe di Desa Golomori.

“Kebetulan hari ini kejepit dan pas kami lagi di Labuan Bajo dan kami dengar ada pantai Laing Lewe di Golomori makanya kami mampir dengan keluarga. Suasan pantai ini masih alami,bersih”, ungkap Hermina, wanita paruh baya asal Leda Ruteng.

Hermina yang datang bersama suaminya Yanto (38) mengajak serta dua buah hatinya yang bernama Nia dan Fariz. Mereka terlihat asik menikmati keindahan dan suasana pantai yang bersih dengan air laut yang jernih.

“Pantainya bersih dan airnya jernih. Hampir tidak terlihat sampah plastik yang penuh seperti di Labuan Bajo. Sekarang orang sudah tidak lagi mau berenang di pantai Bajo itu karena kotor”, ungkap Yanto sembari memapah Fariz yang baru saja terjatuh di pasir.

Adalah Aminah (45) warga Dusun Nggoer Desa Golomori bercerita tentang keuntungan yang ia dapatkan saat musim liburan tiba. Pedagang mie rebus dan kelapa muda itu meraub keuntungan bersih hingga 80.000 rupiah per hari.

“Kalau hari libur biasanya banyak yang pesan mie rebus dan kelapa muda. Untuk harga mie rebus / pop mie sebesar 10.000 rupiah sedangkan kelapa muda saya jual dengan harga 20.000 rupiah per buah”, kata Aminah.

Padahal,Aminah, membeli pop mie dari pedagang lainnya dengan harga 5.000 rupiah sedangkan kelapa muda ia beli dengan harga 5.000 rupiah per buah.

“Untuk kami yang pedagang kecil ini keuntungan ini sangat besar dan semoga bisa terus bertambah”, kata dia

Walaupun begitu Aminah juga mengeluhkan tentang masukkannya warga lain yang ikut berjualan di pantai Laing Lewe itu. Ia khawatir akan adanya persaingan usaha diantara mereka.

“Memang semakin rame orang berjualan disini semakin bersaing juga harga menu nya”, lirihnya.

Untuk informasi sejak April 2022 pemerintah memutuskan untuk membangun ruas jalan Labuan Bajo-Golo Mori sepanjang 25 km dengan anggaran mencapai Rp481 miliar dan terbagi ke dalam lima segmen pembangunan.

Selain membangun jalan, pemerintah pusat yang diwakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga ikut meningkatkan kualitas empat jembatan sepanjang total 175 meter di Wae Mburak, Kenari, Nanganae, dan Soknar.

Kehadiran jalan baru itu mampu mempersingkat perjalanan warga di ujung Pulau Flores itu ke Labuan Bajo menjadi sekitar 30 menit saja.

Dulu ruas ke Desa Golo Mori merupakan jalan tanah dan berbatu dan jarak tempuh tiga jam. Sekarang cukup ditempuh dalam 30 menit dari Kota Labuan Bajo dengan pemandangan sangat indah.