LABUAN BAJO, BOLA – Timnas Prancis sukses melangkah ke babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 usai menundukkan perlawanan gigih Maroko dengan skor 2-0 dalam laga perempat final yang digelar di Stadion MetLife, Jumat (10/7) dini hari.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama, sebelum Les Bleus akhirnya memecah kebuntuan dan memastikan kemenangan di paruh kedua.
Duel Taktik: Dominasi Penguasaan Lawan Ketahanan Bertahan
Seperti diprediksi sebelumnya, laga ini berjalan sebagai pertarungan taktik menarik antara daya serang mematikan Prancis dan disiplin pertahanan Maroko.
Data statistik menunjukkan Prancis lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 52 persen, menyelesaikan total 22 kali tembakan (8 tepat sasaran), serta menguasai 549 operan dengan tingkat keberhasilan 89 persen.
Sementara itu, Maroko tidak tinggal diam. Singa Atlas mencatatkan 113 kali serangan dengan 55 di antaranya berstatus berbahaya, meski hanya mampu melepaskan 5 tembakan dan 1 tepat sasaran.
Lini pertahanan Maroko terpaksa melakukan 13 kali pelanggaran dan membiarkan Prancis mendapat 12 tendangan bebas, namun tetap mampu menahan gempuran lawan hingga jeda istirahat.
Di babak pertama, kedua tim berbagi peluang. Prancis lebih banyak menguasai alur permainan namun kesulitan menembus benteng pertahanan lawan, sementara Maroko mengandalkan serangan balik cepat.
Statistik menunjukkan periode 1–15 menit menjadi momen paling berbahaya dengan persentase peluang gol mencapai 17 persen, diikuti 12 persen pada menit ke-16–30. Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, skor tetap kacamata 0-0.
Prancis Buka Keunggulan, Tutup Kemenangan
Memasuki babak kedua, Prancis meningkatkan intensitas serangan. Keunggulan akhirnya tercipta berkat kerja sama lini depan yang dipimpin Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Marcus Thuram.
Gelandang serang Antoine Griezmann juga tampil gemilang menyediakan umpan kunci dari lini tengah.
Maroko berusaha membalas lewat pergerakan Achraf Hakimi di sisi kanan serta pergerakan Youssef En-Nesyri di depan, namun penyelesaian akhir belum beruntung.
Kiper Mike Maignan juga tampil sigap dengan mencatatkan 6 penyelamatan krusial sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, kiper Bono terpaksa berkali-kali bekerja keras menahan gempuran lawan, termasuk menghadapi 3 tendangan melenceng dan 5 tembakan terblokir dari tim Prancis.
Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil, Prancis mencetak dua gol tanpa balas yang sekaligus menutup perjuangan Maroko di turnamen ini. Skor akhir 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.











Tinggalkan Balasan