LABUAN BAJO – Tiga potongan video yang dikirim oleh  Riana Farid (26), warga Desa Warloka pesisir, Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT pada Kamis, malam (20/11/2025), menunjukkan komodo berukuran besar dan sedang mendekati bangunan Sekolah Dasar Inpres (SDI) Warloka. Video lainnya memperlihatkan komodo berusia muda berlari dan menerkam seekor kucing dengan sangat agresif.

“Harapan kita yang berada di Warloka pesisir ini maunya di sekolah itu di tembok keliling [Merujuk pada pagar beton], sebelum ada kejadian lagi”, tulis Riana Farid dalam pesan WhatsApp kepada Labuan Bajo Terkini, Kamis, malam.

Peristiwa munculnya beberapa ekor komodo menurut Riana Farid sudah banyak diketahui para guru SDI Warloka dan warga sekitar.

Bahkan, kata dia, komodo tersebut acap kali mendekati rumah warga, “Kemarin ada  juga komodo target kambing di dekat rumah warga, sekarang ini mulai muncul di Sekolah SDI Warloka apalagi kan kambing juga berkeliaran di sana mungkin targetnya kambing. Semoga tidak ada korban manusia”, ujarnya.

Riana menjelaskan sejak dua bulan terakhir yakni Oktober dan November satwa langka dengan nama Varanus Komodoensis itu mulai menebar ketakutan bagi warga pesisir Warloka.

Ketika di tanya apakah sudah pernah di laporkan ke Pemerintah Desa Warloka, jawab Riana, kendatipun sudah di sampaikan tetap saja tidak mendapatkan respon yang serius.

“Lebih baik kami laporkan ke media saja kk supaya lebih cepat di respon pemerintah Desa dan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat”, jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap kepada pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui dinas PKO segera membangun pagar tembok keliling sekolah guna mengantisipasi adanya korban.

Sementara itu Dadang Suryana Kepala BKSDA NTT menjelaskan sudah mengetahui informasi adanya satwa komodo di kawasan pesisir Warloka.

“Selamat malam Kak
Terima kasih informasinya. Laporan yang sama kami peroleh dari staf lapangan Resor KSDA Labuan Bajo.Kami turunkan staf lapangan”, tulis Dadang Suryana, melalui pesan WhatsApp.