LABUAN BAJO TERKINI -;Labuan Bajo, sebagai gerbang keindahan alam dan budaya Flores, memiliki berbagai destinasi menarik, salah satunya adalah Kampung Melo.Terletak di Desa Liang Ndara Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur,
Kampung Melo berada di ketinggian 624 mdpl dan sekitar 17 km dari Labuan Bajo.
Apa saja yang ada di Kampung Melo
Desa wisata ini menawarkan pengalaman belajar tentang budaya lokal suku Manggarai, termasuk tradisi dan pemandangan alam yang indah.
Kampung Melo dihuni oleh sekitar 1.800 penduduk yang mayoritas adalah petani, serta terampil dalam kerajinan tangan.
Wisatawan dapat menikmati atraksi budaya seperti tarian Caci dan mencoba minuman tradisional tuak.
Keindahan alam dari desa ini, dengan pemandangan perbukitan hijau dan laut biru, menciptakan suasana yang tenang, terutama saat matahari terbenam.
Daya Tarik Tarian Caci & Minum Tuak
Tarian Caci menjadi salah satu daya tarik di Kampung Melo, melibatkan dua penari yang bertarung dengan cambuk dan tameng, melambangkan keberanian suku Manggarai.
Tarian ini biasa dipentaskan untuk menyambut tamu dan pada acara besar, menambah daya tarik Kampung Melo sebagai destinasi wisata yang unik dan menarik di Labuan Bajo.
Kampung Melo menawarkan berbagai aktivitas menarik, antara lain menyaksikan tarian Caci yang energik dan mencicipi minuman tradisional tuak, serta berinteraksi dengan para penari.
Daya Tarik Lainnya
Selain itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan pegunungan dan lautan yang menakjubkan dari berbagai sudut, dengan beberapa spot foto menarik termasuk area tempat duduk bambu di tepi bukit, ideal untuk dibagikan di media sosial.
Kampung ini menawarkan pengalaman bagi wisatawan untuk belajar tentang budaya Manggarai melalui interaksi dengan penduduk desa yang ramah, yang berbagi kisah tentang adat istiadat mereka.
Selain itu, pengunjung diimbau untuk membeli oleh-oleh khas Manggarai seperti kain tenun dan kerajinan tangan sebagai kenang-kenangan, yang seringkali memiliki motif yang mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.











Tinggalkan Balasan