LABUAN BAJO TERKINI – Maraknya kasus pencurian sepeda motor di Kota Ruteng telah menyebabkan keresahan di masyarakat. Kepolisian Resor (Polres) Manggarai mengambil langkah untuk meningkatkan keamanan kendaraan, terutama di daerah rawan pencurian seperti rumah sakit dan pasar.
Kebanyakan kasus pencurian motor juga, disebabkan oleh kelalaian pengendara yang sering kali memarkir motor di sembarang tempat dan tidak terlalu memperhatikan kendaraan mereka. Hal ini tentu mengundang kesempatan orang untuk melancarkan aksi pencurian.
Kepala unit Turjawali Joost Moeda, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, dan menyarankan untuk menggunakan kunci tambahan atau menyimpan motor di dalam rumah pada malam hari.
Pihak kepolisian mencatat bahwa banyak pencurian terjadi karena kelalaian pengendara, dan mereka mengalami kesulitan dalam melacak kendaraan yang hilang terutama jika identitasnya diubah oleh pelaku.
“Disarankan juga untuk menggunakan GPS pada kendaraan untuk mempermudah pelacakan jika kehilangan terjadi”, kata Kanit Turjawali, Joost Moeda,saat diwawancarai media ini, Selasa (6/05/2025).
Dijelaskan Joost, pihak kepolisian berkomitmen menekan angka pencurian melalui patroli aktif dan edukasi kepada masyarakat yang harus didukung oleh kesadaran individu dalam menjaga kendaraan mereka.
“Penjagaan keamanan kendaraan meliputi memarkir di tempat aman, mengunci kendaraan dengan baik, dan memasang alat pelacak oleh karena itu apabila kita melihat aksi pencurian, segera telepon ke Call Center Kapolres Manggarai dengan menghubungi nomor 110”, urainya.
Lebih lanjut, kata dia, keamanan merupakan tanggung jawab bersama, dan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menurunkan angka pencurian, khususnya sepeda motor, serta menciptakan rasa aman di Kota Ruteng.
“Saya imbau kepada masyarakat untuk lebih menjaga kendaraannya dengan cara mengunci stir motor, ataupun bila perlu untuk memasukan motor ke dalam rumah bila sudah malam” pungkasnya.
Oleh: Alexandra Maisa, Perpetua Sofiyani dan Beatran Dasilva Angkat – Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Unika St Paulus Ruteng Manggarai NTT











Tinggalkan Balasan