NASIONAL – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena memperkenalkan potensi pariwisata NTT dan Labuan Bajo Manggarai Barat kepada para pengusaha sukses di Beijing.
“Selain Labuan Bajo, ada juga Sumba, Kelaba Madja, Mulu Seribu, Danau Kelimutu, Alor, Semau, Waerebo, Fatumasi, Sabu Raijua, Lembata, Bajawa, dan tempat lainnya,” kata Melki, mengutip ANTARA, Selasa (18/11/2025).
Melki menjelaskan bahwa akses ke NTT sangat mudah, bisa melalui Jakarta menuju Labuan Bajo atau Kupang, atau bisa juga dari Bali lewat kapal pesiar. Di Labuan Bajo terdapat berbagai jenis hotel dengan berbagai kapasitas, bahkan menginap di penginapan di kampung juga menawarkan kenyamanan.
Lebih lanjut, penerbangan internasional yang sudah beroperasi adalah dari Singapura, Kuala Lumpur ke Labuan Bajo, serta penerbangan dari Australia menuju Kupang.
“Ke depannya akan ada penerbangan langsung dari China ke Labuan Bajo, dan bandara internasional Kupang juga akan dibuka kembali untuk rute menuju Darwin dan Timor Leste,” tambah Melki.
Perlu diketahui, minat investasi asing sangat didorong oleh daya tarik Labuan Bajo, Danau Kelimutu, Taman Nasional Komodo, serta Desa Wae Rebo yang sudah diakui UNESCO sebagai ikon budaya dan alam.
Kunjungan wisata pada tahun 2024 diperkirakan mencapai lebih dari 1,17 juta pengunjung, yang terdiri dari 291. 105 wisatawan asing dan 885. 362 wisatawan lokal.
Tidak ketinggalan, jalan raya Trans-Flores yang membentang sepanjang 664 km menyediakan rute yang indah menghubungkan berbagai destinasi utama di Pulau Flores.
Potensi untuk menjalankan pesawat amfibi juga membuka kemungkinan konektivitas langsung dari Nihiwatu di Sumba Barat menuju Labuan Bajo, dilanjutkan ke Rote Ndao, dan akhirnya ke Alor, sehingga menciptakan rute baru untuk pariwisata berkualitas tinggi dan transportasi antar pulau.
“Kami dengan senang hati mengundang Anda semua untuk mengunjungi NTT,” tambah Melki.










Tinggalkan Balasan