LABUAN BAJO – Kepala Dinas Parekrafbud Manggarai Barat, Stefanus Jemsifori, melalui Kabid Pengembangan Ekraf, Tedy Nahas, mengungkapkan apresiasi terhadap semangat para pelaku UMKM dan seniman yang telah memamerkan berbagai produk unggulan, kriya, fesyen, kuliner, dan hasil tenun dalam Expo Ekonomi Kreatif 2025 di Labuan Bajo pada 10-11 Desember 2025. Antusiasme masyarakat dalam acara tersebut mencerminkan keberhasilan ini.

“Expo Ekraf 2025 bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sebagai platform untuk mempromosikan potensi lokal, terutama karya serta kontribusi para pelaku ekraf dan generasi muda dalam mendorong ekonomi lokal. Saya berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda tahunan yang terus berkembang,” kata Tedy Nahas kepada wartawan di Labuan Bajo pada Kamis (11/12/2025).

Dorong Ekraf, 48 Pelaku UMKM Hadirkan Bazar Hingga Pagelaran Seni di Labuan Bajo 
Dorong Ekraf, 48 Pelaku UMKM Hadirkan Bazar Hingga Pagelaran Seni di Labuan Bajo – Foto: Calvin

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Disparekrafbud ini berlangsung di Taman Kota belakang kantor PUPR, diikuti oleh 48 pelaku UMKM, dua komunitas band, dan sanggar seni.

Expo Ekraf 2025 menampilkan beragam kegiatan menarik, termasuk seni pertunjukan monolog, tarian kontemporer tradisional dari SMAK St. Ignasius Loyola, bazar UMKM, pameran kerajinan tangan, serta pagelaran seni budaya lokal yang bertujuan untuk mengangkat potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui Expo Ekraf 2025, kami ingin mendorong pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro serta seniman untuk memberikan kontribusi nyata pada kesejahteraan keluarga dan kemandirian usaha mereka,” tambahnya.

Dorong Ekraf, 48 Pelaku UMKM Hadirkan Bazar Hingga Pagelaran Seni di Labuan Bajo 
Dorong Ekraf, 48 Pelaku UMKM Hadirkan Bazar Hingga Pagelaran Seni di Labuan Bajo – Foto: Calvin

Lebih lanjut, Expo Ekraf 2025 di Labuan Bajo menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dalam menggali potensi lokal, di mana UMKM yang ikut serta merupakan binaan Ekraf Disparekrafbud Manggarai Barat.

“Kami berharap pelaku usaha UMKM binaan Disparekrafbud Manggarai Barat tidak hanya unggul dalam administrasi, tetapi juga memiliki daya saing melalui produk, seni budaya, dan partisipasi masyarakat,” tuturnya.

Dia juga berharap, melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis lokal.

Kepada Bupati,Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Manggarai Barat, Tedy Nahas menyampaikan terimakasih yang mendalam atas dukungannya.

“Kami berharap Expo Ekonomi Kreatif 2025 akan menjadi acara yang selalu ditunggu oleh masyarakat Manggarai Barat. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pendorong untuk meningkatkan ekonomi lokal demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.