LABUAN BAJO TERKINI – Biawak Komodo, atau Varanus Komodoensis, adalah kadal raksasa yang ditemukan di Taman Nasional Komodo (TNK) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Data Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menyebutkan Keberadaan Komodo terdapat di lima pulau yaitu Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, Nusa Kode, dan Pulau Padar. Pada tahun 2020,

Mengutip laman Kementerian Kehutanan Minggu (23/03/2025), tercatat populasi Komodo di kawasan ini sebanyak 3022 ekor.
Jumlah komodo meningkat dibandingkan dua tahun lalu, yaitu 2018, yang hanya mencatat 2897 ekor.

Selain itu, komodo memiliki tradisi bertarung sebelum kawin yang menarik perhatian wisatawan.

Kebiasaan ini mencerminkan persaingan antara komodo jantan menjelang musim kawin, yang biasanya terjadi dari Mei hingga Agustus.

Tradisi ini muncul karena jumlah populasi komodo jantan lebih besar dibandingkan betina. Pertarungan antara komodo jantan sering berlangsung lama, di mana yang kalah akan pergi dan yang menang akan mengawini betina yang diperebutkan.

Jumlah jantan lebih banyak daripada betina di Pulau Rinca, dan mereka bertarung untuk mendapatkan betina yang jumlahnya lebih sedikit, menurut Rinus, seorang pemandu alam.

Pertarungan antara dua ekor pejantan menjadi daya tarik bagi wisatawan, yang biasanya melihat dari jauh untuk menjaga jarak aman selama pertarungan berlangsung.

“Ini menggambarkan perilaku komodo jantan saat musim kawin, di mana pejantan yang menang akan mendekati betina dengan menjulurkan lidah sebagai isyarat. Tindakan ini juga mengantisipasi serangan mendadak dari hewan tersebut”, kata Rinus.

Pada musim kawin, Komodo cenderung menjauh dari area yang sering dikunjungi wisatawan dan lebih memilih lokasi yang sepi untuk beradaptasi dan menyatukan alat reproduksi mereka.