NASIONAL — Menyongsong perayaan Hari Raya Natal, pemerintah, melalui Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan bahwa pemulihan fasilitas ibadah di daerah yang terkena dampak bencana di Sumatera Utara berlangsung dengan baik.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. mengungkapkan bahwa pembersihan dan perbaikan gereja-gereja yang terdampak bencana menjadi prioritas Polri.
Selain itu, langkah pengamanan tempat ibadah juga dilakukan, serta relokasi ibadah ke posko-posko yang ditentukan jika bangunan gereja belum dapat digunakan.
“Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk memastikan perayaan Hari Natal di daerah bencana dapat berjalan dengan aman, kami melakukan pemulihan melalui pembersihan dan perbaikan gereja, pengamanan tempat ibadah, serta relokasi ke lokasi yang telah ditentukan,” ujar Kapolda Sumut dalam pernyataannya pada hari Senin (22/11/2025).
Di samping pemulihan infrastruktur ibadah, Polri juga memperhatikan kondisi fisik dan mental masyarakat pascabencana.
Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), layanan kesehatan gratis telah diberikan kepada 6.041 warga korban di berbagai daerah.
Sementara itu, pemulihan psikologis dilakukan melalui kegiatan trauma healing yang diadakan oleh Biro SDM Polri, menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana.
“Dalam pemulihan pascabencana, kami fokus pada rehabilitasi fisik dan mental para pengungsi,” jelasnya.











Tinggalkan Balasan